Minggu, 03 Februari 2013

Serangan Kemarau.. Hati (Part 1)

Ketika anak lain sibuk dengan tugasnya, gadis ini sibuk memainkan pena. Diputarnya pena itu, ditekan-tekan hingga sedikit membuat ribut suasana kelas. Akhir-akhir ini gadis itu terlihat murung. Tak ada satupun yang paham akan apa yang dialaminya. Bahkan teman terdekatnya pun, Friska.. dia sama sekali tidak mengerti.

Teng.. teng…
Bunyi bel, tanda pelajaran usai. Suasana gaduh mulai tampak di kelas. Para murid segera bergegas merapikan buku dan segera ke masjid untuk menunaikan shalat ashar.

*ceklek* “bu, permisi saya ingin mengumpulkan tugas matematika saya”, kata gadis ini.

“oh, letakkan saja di meja ibu nak”

“ia bu, maaf saya permisi dulu”

Gadis ini ditemani dengan teman terdekatnya, Friska. Mereka bergegas menuju masjid. Di sepanjang jalan, gadis ini terlihat tidak berkata padanya sedikit pun.


-bersambung-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar